Dec 20

Assalamu’alaikum teman – teman. Masih dengan tema “GO OPEN SOURCE”, kali ini penulis akan men-share tentang program di Linux yang bisa konvert (mengubah) file video ke audio yaitu Mobile Media Converter. Begini tampilannya :

Simple bukan?

Kelebihan dari MMC menurut penulis adalah kecepatan konversinya. Kita mengenal Xilisoft, Format Factory di Windows yang cukup powerful. Tapi MMC ini juga tak kalah powerfulnya. Selain itu, free. Ga harus nge-crack atau nge-patch atau yang lainnya.

Mau coba?

Baik, kita mulai dari download aplikasinya terlebih dahulu. Untuk versi 32bit disini dan 64bit disini.
Buka terminal dan masuk ke direktori dimana installer MMC tadi di download.
Ketik perintah berikut untuk instalasi :

dpkg -i mmc_1.7.5_i386.deb

Jika instalasi gagal, coba baca peringatannya.
Jika ada beberapa paket yang harus di install, maka install terlebih dahulu aplikasi tersebut. Contoh :

*Perhatikan garis merah pada gambar di atas!
Ada beberapa paket yang belum terinstall yaitu : libaafc0 dan libavcodec-extra-53. Maka install terlebih dahulu paket tersebut baru kemudian install Mobile Media Converter-nya.

Untuk menggunakan aplikasi tersebut, tekan tombol logo Windows pada dan ketikkan Mobile Media Converter.

Perhatikan pada gambar pertama. Klik button Add dan pilih file yang akan dikonversi. Tentukan lokasi penyimpanan pada bagian Output File / Folder dan klik Convert!

[Processing...50%]

And finally, Done!

Untuk mempercepat konversi, kita dapat mengklik kanan pada file video dan pilih Open with Mobile Media Converter.

Jadi, tunggu apalagi? Masih ragu pakai software berbasis OPEN SOURCE?

GO OPEN SOURCE! !

Blog Penulis : http://just-share.biz

Terima kasih. Semoga bermanfaat.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahhi Wabarakatuh.

Nov 23

In the world where Windows has been the monopoly of the horizons of Information Technology has always Linux is ranked in the world of technology, and has only been able to achieve a share of Microsoft’s customer base. However, many website owners and web hosting companies actually in favor of working with Linux compared to Windows.

Some of the reasons that make Linux superior to Windows are reliability, safety and practicality. These three factors, which constitute the backbone of a dedicated Web server unanimously are provided by Linux Dedicated Web Hosting.

In fact, Linux Dedicated Web Hosting has made a success in hosting world that is now used in the dialect as a generic term for many UNIX-based operating systems still in existence.

Profitability is one of the most important aspects considered by anyone who is considering getting dedicated web hosting server. If you are driving a comprehensive e-business, or hosting a student forum online, money is always a factor that counts. This makes Linux Dedicated Web Hosting the best option.

Since the majority of distributions dedicated server is free of charge, which is an attack on the Windows dedicated server demanding special license for every piece of Microsoft software used. Using Linux saves money, which could be used to buy better hardware that is the foundation of any IT project.

The reliability and safety are the qualities reputation of Linux hosting facilities. Linux hosting servers are renowned for smooth operation for months without rebooting the system, which is not the case with other dedicated servers that require rebooting the system even after upgrading the operating system or software for simple installation. Restart is not a big problem for users of home computers, but for a large e-commerce site like Amazon could mean losing a large part of income.

Today the cyber world is the field of viruses and malware. Not only the servers crash, but also corrupt the data permanently, and even steal sensitive information from the server. It is documented that in 2006, there were 1,000 newly discovered virus for windows, but so far it has not even been found 100 viruses for Linux.

source : ezinearticles.com

posted by : Sumarwan
visit my lens : natural cure for hemorrhoids

Dec 22
Artikel Linux
icon1 IGNATIUS ADITYA KURNIAWAN | icon2 Berita, Lomba Desember 2009 | icon4 12 22nd, 2009| icon3No Comments »


st1\:*{behavior:url(#ieooui) }
<!– /* Font Definitions */ @font-face {font-family:Wingdings; panose-1:5 0 0 0 0 0 0 0 0 0; mso-font-charset:2; mso-generic-font-family:auto; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:0 268435456 0 0 -2147483648 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-parent:”"; margin:0in; margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:12.0pt; font-family:”Times New Roman”; mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;} h2 {mso-style-next:Normal; margin-top:12.0pt; margin-right:0in; margin-bottom:3.0pt; margin-left:0in; mso-pagination:widow-orphan; page-break-after:avoid; mso-outline-level:2; font-size:14.0pt; font-family:Arial; font-weight:bold; font-style:italic;} h3 {mso-margin-top-alt:auto; margin-right:0in; mso-margin-bottom-alt:auto; margin-left:0in; mso-pagination:widow-orphan; mso-outline-level:3; font-size:13.5pt; font-family:”Times New Roman”; font-weight:bold;} a:link, span.MsoHyperlink {color:blue; text-decoration:underline; text-underline:single;} a:visited, span.MsoHyperlinkFollowed {color:purple; text-decoration:underline; text-underline:single;} p {mso-margin-top-alt:auto; margin-right:0in; mso-margin-bottom-alt:auto; margin-left:0in; mso-pagination:widow-orphan; font-size:12.0pt; font-family:”Times New Roman”; mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;} @page Section1 {size:8.5in 11.0in; margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; mso-header-margin:.5in; mso-footer-margin:.5in; mso-paper-source:0;} div.Section1 {page:Section1;} /* List Definitions */ @list l0 {mso-list-id:487015259; mso-list-template-ids:-1871671502;} @list l0:level1 {mso-level-number-format:bullet; mso-level-text:?; mso-level-tab-stop:.5in; mso-level-number-position:left; text-indent:-.25in; mso-ansi-font-size:10.0pt; font-family:Symbol;} @list l1 {mso-list-id:699552093; mso-list-template-ids:1472725498;} @list l1:level1 {mso-level-number-format:bullet; mso-level-text:?; mso-level-tab-stop:.5in; mso-level-number-position:left; text-indent:-.25in; mso-ansi-font-size:10.0pt; font-family:Symbol;} @list l2 {mso-list-id:1383409248; mso-list-template-ids:-737762126;} @list l2:level1 {mso-level-number-format:bullet; mso-level-text:?; mso-level-tab-stop:.5in; mso-level-number-position:left; text-indent:-.25in; mso-ansi-font-size:10.0pt; font-family:Symbol;} @list l3 {mso-list-id:1812362013; mso-list-template-ids:-919940932;} @list l3:level1 {mso-level-number-format:bullet; mso-level-text:?; mso-level-tab-stop:.5in; mso-level-number-position:left; text-indent:-.25in; mso-ansi-font-size:10.0pt; font-family:Symbol;} ol {margin-bottom:0in;} ul {margin-bottom:0in;} –>
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-parent:”";
mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
mso-para-margin:0in;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:10.0pt;
font-family:”Times New Roman”;
mso-ansi-language:#0400;
mso-fareast-language:#0400;
mso-bidi-language:#0400;}

Sejarah Linux

Linux merupakan salah satu contoh hasil pengembangan perangkat lunak bebas dan sumber terbuka utama. Seperti perangkat lunak bebas dan sumber terbuka lainnya pada umumnya, kode sumber Linux dapat dimodifikasi, digunakan dan didistribusikan kembali secara bebas oleh siapapun.

Nama “Linux” berasal dari nama kernelnya (kernel Linux), yang dibuat tahun 1991 oleh Linus Torvalds di Universitas Helsinki, Finlandia. Kemudian Linux dikembangkan lagi dengan bantuan dari banyak programmer dan jagoan UNIX di Internet. Sekarang Linux bisa diperoleh dari distribusi-distribusi yang umum digunakan, misalnya RedHat, Debian, Slackware, Caldera, Stampede Linux, TurboLinux dan lain-lain. Kernel yang digunakan adalah sama-sama Linux, sedangkan perbedaannya hanyalah paket-paket aplikasi yang disertakan, sistem penyusunan direktori, init style, dll. Mana yang lebih baik? Semua sama baiknya, tergantung selera. Jika diperdebatkan kelebihan dan kekurangan masing-masing, tidak akan pernah ada habisnya.

Linux dulunya adalah proyek hobi yang dikerjakan oleh Linus Torvalds yang memperoleh inspirasi dari Minix. Minix adalah sistem UNIX kecil yang dikembangkan oleh Andy Tanenbaum. Linux versi 0.01 dikerjakan sekitar bulan Agustus 1991. Kemudian pada bulan Oktober 1991 tanggal 5, Linus mengumumkan versi resmi Linux, yaitu 0.02 yang hanya dapat menjalankan bash (GNU Bourne Again Shell) dan gcc (GNU C Compiler). Sekarang Linux adalah sistem UNIX yang lengkap, bisa digunakan untuk jaringan (networking), pengembangan software, dan bahkan untuk sehari-hari. Linux sekarang merupakan alternatif OS yang jauh lebih murah jika dibandingkan dengan OS komersial, dengan kemampuan Linux yang setara bahkan lebih.

Linux telah lama dikenal untuk penggunaannya di server, dan didukung oleh perusahaan-perusahaan komputer ternama seperti Dell, Hewlett-Packard, IBM, Novell, Oracle Corporation, Red Hat, dan Sun Microsystems. Linux digunakan sebagai sistem operasi di berbagai macam jenis perangkat keras komputer, termasuk komputer desktop, superkomputer, dan sistem benam seperti pembaca buku elektronik, sistem permainan video (PlayStation 2, PlayStation 3 dan XBox[5]), telepon genggam dan router. Para pengamat teknologi informatika beranggapan kesuksesan Linux dikarenakan Linux tidak bergantung kepada vendor (vendor independence), biaya operasional yang rendah, dan kompatibilitas yang tinggi dibandingkan versi UNIX tak bebas, serta faktor keamanan dan kestabilannya yang tinggi dibandingkan dengan sistem operasi lainnya seperti Microsoft Windows. Ciri-ciri ini juga menjadi bukti atas keunggulan model pengembangan perangkat lunak sumber terbuka (opensource software).

Linux adalah sebuah program open source yang gratis di bawah lisensi GNU, sistem operasi 32-64 bit, yang merupakan turunan dari Unix dan dapat dijalankan pada berbagai macam platform perangkat keras mulai dari Intel (x86), hingga prosesor RISC. Linux sebagai program open source yang gratis Salah satu yang membuat Linux terkenal adalah karena gratis. Dengan lisensi GNU (Gnu Not Unix) Anda dapat memperoleh program, lengkap dengan kode sumbernya (source code). Tidak hanya itu, Anda diberikan hak untuk mengkopi sebanyak Anda mau, atau bahkan mengubah kode sumbernya.Dan itu semua legal dibawah lisensi. Meskipun gratis, lisensi GNU memperbolehkan pihak yang ingin menarik biaya untuk penggandaan maupun pengiriman program.

Oleh karena sifatnya yang open, Linux berkembang sangat cepat dimana source code bisa diperoleh secara cuma-cuma, tidak terkait dengan perusahaan/vendor, dan semua penyedia jasa support bisa memberikan dukungan atau bantuan yang baik secara efektif, bahkan untuk bug fixes. Secara teknikal Linux bukanlah UNIX, hanya cara operasinya ’seakan’ UNIX.

Saat ini, linux bisa digunakan untuk jaringan, pengembangan software, dan untuk pekerjaan sehari-hari. Kebebasan yang paling penting dari Linux, terutama bagi programmer dan administrator jaringan, adalah kebebasan memperoleh kode sumber (source code) dan kebebasan untuk mengubahnya. Ini berimplikasi pada beberapa hal penting, yaitu : keamanan dan dinamika.

Karena sifatnya yang kompatible dengan UNIX maka linux dapat berinteraksi baik dengan sistem operasi lain seperti Windows-nya Microsoft, Macintosh-nya Apple, Netware-nya Novell, dan lain-lain. Sistem operasi ini  juga menyediakan bahasa pemrograman gratis, lengkap dengan kompilernya, maupun program pembantunya. Beberapa diantaranya adalah :

•    ADA

•    BASIC

•    C

•    C++

•    Expect

•    FORTRAN

•    GTK, untuk membuat aplikasi GUI di Linux

•    PASCAL

•    Phyton

•    Skrip Shell

•    TCL

•    Perl (The Practical Extraction and Report Language), sering dipakai untuk membuat skrip CGI di web.

Jenis-jenis Linux Dan Keunggulannya

Tidak hanya Microsoft Windows saja yang memiliki jenis dan juga versi SO yang mulainya dari versi pertama Windows 3.11 sampai pada saat ini keluaran dari windows yang terbaru yaitu Windows Vista. Linux juga memiliki jenis dan versi yang berbeda-beda sesuai dengan yang dibutuhkan oleh pengguna Linux.

Ada beberapa linux. Diantaranya adalah sebagai berikut :

  • Linux Debian : Debian format paket programnya yang menggunakan DEB dianggap lebih stabil dari pada RPM. Debian juga sudah menggunakan metode autodetect untuk penggunaan peripheral pada komputer
  • Linux Redhat : Redhat diakui sebagai server tercepat dibandingkan dengan linux server lainnya. Selain sebagai server tercepat, Redhat juga dapat digunakan sebagai client maupun sebagai PC desktop/PC standolone. Saat ini redhat sudah beredar dengan versi 9.0 yang dapat menggunakan desktop Genome dan juga KDE.
  • Linux Mandrake : Mandriva Linux yg sebelumnya bernama Mandrakelinux atau Mandrake Linux merupakan suatu distribusi Linux yang diciptakan oleh Mandriva. Itu menggunakan RPM Package Manager. Bila redhat direkomendasikan sebagai server, maka mandrake dijadikan sebagai client yang handal. Tujuan awal dari diciptakannya Mandrake Linux adalah untuk mempermudah penggunanya dalam melakukan installasi dan penggunaan Linux itu sendiri. Sebelum keluarnya Corel Linux, Mandrake merupakan distribusi linux yang paling familiar. Jika Redhat keluar desktop manager menggunakan Gnome, maka inux Mandrake keluar dengan desktop manager KDE buatan SuSE Jerman
  • Linux Caldera Open : Caldera merupakan jenis linux yang pertama yang menggunakan Auto-Detect Hardware ( seperti plug and play pada Mac)
  • Linux Slackware : Slackware adalah distribusi linux yang pertama yang merupakan distribusi linux yang murni, kalo ga salah linux tertua n hampir menyamai Unix dalam penggunaannya.
  • Linux SuSe : SuSE Linux dilengkapi dengan Desktop Manager yang dikenal dengan KDE. SuSE adalah jenis Linux pertama yang menyertakan bahasa Indonesia dan pilihan bahasa yang digunakan dalam sistem Operasi Linux.
  • Linux Corel : Corel Linux dirancang sebagai end-User. Pada Corel Linux semuaya serba grafis, dimulai pada saat prosedur Instalasi hingga boot sistem
  • Linux Turbo : Turbo Linux dibuat dari berbagai under Linux/UNIX. Turbo Linux mengkhususkan diri di bidang clustering computer.
  • Linux Ubuntu : Ubuntu Linux hadir dalam 2 versi yaitu versi LiveCD dan versi Install. Anda bisa memakai versi LiveCD kalau anda tidak ingin menginstallnya kedalam Komputer.
  • Linux Fedora

Interaksi Linux dengan OS lain

Linux bisa berinteraksi dengan operating sistem lain melalui tiga cara: kompatibilitas file dan filesystem, kompatibilitas network, dan emulasi (simulasi) operating sistem.

Linux bisa menggunakan file-file dari operating sistem lain, dalam artian bisa membaca dan menulis format file tersebut. Sehingga (hard)disk maupun disket-disket dari OS/2, NT, DOS/Windows, Apple Macintosh, Unix, dan sistem-sistem lain, bisa dibaca (dalam banyak hal juga ditulis) dengan mudah oleh Linux. Hampir semua format file standar industri didukung oleh aplikasi-aplikasi Linux, kecuali beberapa format yang spesifik vendor atau produk.

Di tingkat networking, Linux bisa bekerja sama dengan baik sekali dengan operating sistem lainnya. Linux mempunyai dukungan TCP/IP yang sangat bagus, dan juga mempunyai dukungan SMB untuk Microsoft file sharing and printing melalui paket Samba, Apple file and printer sharing lewat netatalk, dan IPX/SPX (Novell) file sharing lewat paket Mars NWE (dan paket komersial dari Caldera).

Dalam lingkungan campuran Windows/Linux, menggunakan Samba server dan sistem smbclient, komputer Linux akan tampil di Network Neighborhood dari sistem Windows, hampir tidak bisa dibedakan dengan NT. Komputer Linux juga akan mempunyai akses penuh ke file dan printer yang di-share dari WFWG, Windows 95, maupun Windows NT.

Emulasi operating sistem menyediakan kompatibilitas di lain sisi. Paket DOSEMU menyediakan kompatibilitas dengan DOS, dan proyek WINE menyediakan kompatibilitas (terbatas) dengan Windows. Ada juga paket emulasi komersial, yaitu Executor untuk emulasi Mac 680×0, dan WABI untuk emulasi 16-bit Windows 3.1.

Keuntungan Linux

1. Probabilitas terkena virus komputer lebih kecil dibandingkan Windows. Sebab: Linux kurang populer saat ini sehingga para pembuat virus masih jarang yang mengincar komputer Linux. Selain itu, permission dan ownership file di Linux cukup ketat, masing-masing user memiliki direktori sendiri yang dapat diisolasi sehingga virus tidak mudah menyebar.

2. Dapat dijalankan di komputer dengan spesifikasi hardware tidak

terlalu ‘wah’. Sebetulnya ini relatif, bergantung distro Linux yang digunakan. Jika memang spesifikasi komputer Bapak agak ‘ketinggalan zaman’ gunakan distro Linux seperti Vector Linux, Slackware, Debian atau Ubuntu Linux. Jangan gunakan Red Hat atau Mandriva Linux.

3. Investasi awal yang murah. Banyak distro yang bisa didapatkan dengan harga murah. Coba kunjungi: www.gudanglinux.com. Atau jika koneksi internet Bapak bagus, download sendiri saja!

Kerugian Linux:

1. Banyak aplikasi ‘under Windows’ yang masih belum tersedia di Linux. Khususnya program-program produk Microsoft. Memang banyak program under Windows bisa dijalankan menggunakan emulator, namun akan membutuhkan sumber daya hardaware yang lebih tinggi dibandingkan tidak menggunakan emulator.

Untungnya di Linux tersedia berlimpah aplikasi pengganti yang setara, misalnya:

- Open Office x Microsoft Office

- GIMP x Photoshop

2. Bagi sebagian orang (ini subjektif sekali) Linux lebih sukar dipelajari. Saya tidak sependapat dengan hal ini. Mudah atau sukar bergantung kemauan kita belajar.

3. Beberapa hardware masih sulit diset up di Linux karena belum tersedia drivernya. Namun pengalaman saya. 85 – 90% instalasi yang saya lakukan, seluruh hardware bisa dikenali Linux dengan baik.

Distro Turunan Ubuntu

Ubuntu adalah distro yang sangat populer, bahkan akhir akhir ini  terkesan bahwa linux=ubuntu dan ubuntu =Linux. Nah biar kita tambah wawasan, berikut ini saya tuliskan daftar distro turunan ubuntu.

Secara umum, distro turunan  ubuntu dibagi menjadi 3 kategori yaitu

Official Distribution /Distribusi Resmi

Adalah distribusi turunan resmi dari Canonical sebagai penanggung jawab  proyek  ubuntu , umumnya perbedaan utama antara distribusi resmi dengan distribusi turunan adalah di antarmuka/Desktopnya. distro turunan resmi umumnya akan direlease secara bersamaan dengan distro ubuntu sendiri. diantara distribusi resmi tersebut adalah

  • Ubuntu Server, Untuk keperluan server, tanpa GUI
  • Kubuntu, menggunakan desktop KDE
  • Edubuntu , berisi paket paket untuk keperluan pendidikan
  • Gobuntu, berisi hanya sofware yang benar benar free
  • Ubuntu JeOS dipasang di virtual machine /Appliance
  • Ubuntu Remix Netbook untuk keperluan Netbook
  • Lubuntu, menggunakan desktop LXDE

Contribution Distribution

Adalah distro ubuntu yang dikembangkan oleh pihak ketiga, namun mendapat dukungan dari Canonical, diantara distro turunan ini adalah

  • Ubuntu studio, berisi aplikasi multimedia
  • MythBuntu berisi aplikasi MytTV untuk keperluan Home Entertainment.

Third party Distribution

Distro turunan dari ubuntu yang dikembangkan oleh pihak ketiga dan ubuntu/Canonical tidak ada hubungan sama sekali dengan pihak pengembangnya. Biasanya distro turunan jenis ini digunakan untuk area /negara tertentu dimana paket paket programnya disesuaikan dengan kebutuhan lokal atau untuk kebutuhan yang sangat spesifik . Distro turunan jenis ini antara lain

  • Backtrack, sebelumnya berbasis SLAX, sekarang berbasis Ubuntu. Dipakai untuk keperluan security dan penetration testing, distro yang mirip dengan Backtrack adalah nUbuntu.
  • BlankOn, Turunan ubuntu yang dikembangkan untuk “orang” indonesia dan antarmukanya dibuat “default” bahasa indonesia. distro lokal jenis ini juga dikembangkan oleh negara lain seperti Linux TLE (Thailand),MAX (Madrid,spanyol),  Tuquito (Argentina),
  • ZevenOS, ubuntu dengan tampilan mirip BeOS
  • Spri, distro ubuntu dengan menggunakan antarmuka IceWM
  • Linux Mint digunakan untuk pemula linux dengan kemudahan penggunaannya.
  • Sabily (Ubuntu Moslem Edition) untuk keperluan agama Islam. Jenis  turunan lain yang mirip adalah Ubuntu CE (Cristian Edition), BudhaBuntu(  ubuntu untuk agama Budha) , Ubuntu satanic Editon (reaksi /lawan dari ubuntu CE)
  • Ubuntu untuk keperluan khusus diantaranya PSubuntu (untuk playstation) dan XMBC (untuk Media center)

Linux Untuk Pribadi

Linux digunakan di jutaan rumah di seluruh dunia, karena Linux sangat efektif dari segi biaya, mendukung berbagai jenis aplikasi, berjalan dengan baik di perangkat keras komputer yang agak tua, memperbolehkan konfigurasi atau setting yang ekstensif hingga sekecil-kecilnya, bisa digunakan untuk eksperimen yang ekstensif, dan merupakan alat belajar yang baik.

Pengguna Linux menggunakan Linux untuk keperluan pribadi semacam menjelajahi WWW, mengolah kata (word processing), games, mengolah grafik dan gambar termasuk fotografi digital dan desain website), mengolah spreadsheet, semua jenis aplikasi yang banyak digunakan di Windows atau Macintosh. Namun mereka menggunakannya dengan bebas, bukan hanya berarti tidak dipungut biaya, tapi mereka bisa mengubah isi program karena source code dari program tersebut biasanya tersedia. Mereka juga menikmati technical support gratis dan suasana akrab dari komunitas pengguna Linux dari seluruh dunia melalui Internet dan kelompok pengguna Linux lokal di daerahnya masing-masing.

Menggunakan Linux bukan berarti hanya terbatas menggunakan Linux saja. Kebanyakan dari pengguna Linux di rumah memiliki Windows 9x dan Linux terpasang di komputer mereka, sehingga tetap bisa reboot ke Windows jika perlu (tapi jika sudah di Linux kebanyakan orang semakin jarang reboot ke Windows). .

Linux untuk Bisnis

Linux adalah mengenai kebebasan, ini benar terutama di lingkungan bisnis. Karena Linux adalah operating system yang open source, di mana source code bisa diperoleh secara cuma-cuma, tidak terkait dengan perusahaan/vendor, dan semua penyedia jasa support bisa memberikan dukungan atau bantuan yang baik secara efektif, bahkan untuk bug fixes.

Di lingkungan kantor, Linux biasa digunakan sebagai server, sebab Linux dapat dengan murah dan terpercaya menyediakan sarana file server dan perangkat lain (misalnya printer) untuk komputer-komputer berbasis Microsoft Windows 9x/NT (sebagai NT server), Apple Macintosh (sebagai AppleTalk server), dan UNIX (menggunakan protokol native dari UNIX). Jika sudah dikonfigurasi dengan benar untuk perangkat keras, pada umumnya Linux berjalan tanpa perlu reboot hingga perangkat kerasnya tidak berfungsi lagi atau memang sengaja dimatikan (shutdown), bahkan sewaktu menyediakan servis-servis yang bermacam-macam.

Dengan menggunakan sumber daya perangkat keras secara efisien dan dengan menjaga agar biaya pengoperasian dan pengurusan tetap rendah (melalui stabilitas, scripting, administrasi jarak jauh), Linux membutuhkan biaya yang sangat rendah.

Jika sebuah bisnis telah mencoba dan membuktikan sendiri keuntungan-keuntungan Linux sebagai server, biasanya Linux juga dipakai sebagai solusi efektif untuk desktop, yang menyediakan stabilitas yang langka untuk operating system yang berjalan di komputer personal atau desktop.

Linux juga menganut tradisi UNIX dengan menggunakan program-program individual sebagai dasar untuk menghubungkan antar program-program tersebut sehingga bisa digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan yang lebih besar. Hal ini berarti Linux dapat memenuhi permintaan bisnis yang berubah-ubah secara mudah dan cepat. Hal ini juga berarti mengotomatisasi pekerjaan-pekerjaan yang kompleks yang melibatkan berbagai jenis operating system, protokol, bahasa (pemrograman), dan data.

Tentu saja, untuk memulai mempelajari Linux tidaklah mudah dibandingkan dengan operating system lain. Namun demikian, jika sudah dikuasai, Linux akan memberikan manfaat dan kekuatan yang jauh lebih besar.

Karya : IGNATIUS ADITYA KURNIAWAN

Dec 22

saya memakai koneksi internet speedy family unlimited

dan memakai 2 OS dalam satu komputer yaitu XP dan Ubuntu 9.04

  • Ubuntu 9.04

mozilla Versi 3.0.4

  • XP

mozilla versi 3.5.6

banyak orang yang mengeluhkan kecepatan speedy tidak seperti iklannya, saya pun sempat mempercayai iklan tersebut dan saya juga pernah menggunakan paket modem dari salah satu operator tetapi hasilnya sangat tidak memuaskan,saya menanyakan mengapa bisa seperti ini kepada operatornya, dan mereka menjawabnya “tetangga bapak mamakai produk yang sama tidak?” saya mana tau tetangga saya memakai produk yang sama atau tidak, saya tidak mungkin menanyakannya satu persatu,buat koneksi keinternet saja susah apa lagi kalo buka facebook, lalu saya melihat teman saya yang memakai speedy, dia tidak mendapatkan gangguan seperti yang banyak di tulis para blogger, browsing cepat dan download nya cepat juga walaupun memakai IDM, lalu saya tertarik untuk memasang speedy dan saya mencobanya di windos XP namun setelah saya coba untuk browsing ternyata saya kecewa untuk ke dua kalinya,lalu saya mencoba menggunakan Ubuntu untuk mencoba mozillanya apakah sama seperti windos XP yang lemot ternyata lebih cepat dari mozilla XP padahal mozilla ubuntunya versi 3.0.4 lalu saya ganti dengan mozilla versi 3.5.6 dan hasilnya ya tetap lebih cepat dari mozilla XP.

  • Kelebihan memakai linux

Lebih murah dari pada software Bill Gate

Jarang ada virus yang cocok

Dan masih banyak lagi seperti yang ada di dalam lomba blog ini

  • Kekurangan linux

Kurang familiar dengan pengguna tapi “bisa karena terbiasa”, hanya masalah waktu dan kemauan

“AYO SEMUA KITA HIJRAH KE OPENSOURCE”

Karya : DEDI MURDANI

Dec 22

Bagi yang suka dengan bidang musik, terutama dalam hal menciptakan lagu sendiri, mengaransemen lagu, lampiaskanlah bakat anda tersebut dengan menggunakan Linux.

selain karena banyak sekali software multimedia yang bisa dijalankan di linux, juga karena sebagian besar software tersebut bersifat free / gratis ( kata yang paling disukai 7 dari 10 orang indonesia.. Hhehe ), salah satunya adalah dengan LMMS (Linux Multimedia Studio).

dengan software tersebut kita dapat membuat komposisi lagu, melodi, dan teman-temannya ( dan lain-lain maksudnya..).

keunggulan yang terdapat pada software tersebut adalah bisa dijalankan di banyak sistem operasi ( cross platform ), di situs resminya kita bisa mengunduh LMMS untuk Windows 2000/XP/Vista, Ubuntu 8.04/8.10, OpenSuse, dan Pardus 2008. kode sumbernya juga disediakan apabila kita ingin melampiaskan keahlian kita yang lain, Hhehe..

format yang disediakan juga termasuk banyak, antara lain :

  • WAV – Microsoft WAV format
  • AIFF – Audio Interchange File Format
  • AU – AUdio file format
  • FLAC – Free Lossless Audio Compression
  • RAW PCM
  • Ogg – Open wavelet compression format
  • MP3 – Layer 3 MPEG audio encoding
  • Speex – An Ogg subformat for speech compression
  • VOC – file created using Creative Labs Soundblaster cards
  • DrumSynth

Segera unduh software tersebut sekarang juga, bukan hal yang tak mungkin anda dapat membuat studio rekaman sendiri nantinya.. Hhehe

Karya : MUHAMMAD ZAKI Z

Dec 22

* Sejarah Linux

Linux adalah sebuah program open source yang gratis di bawah lisensi GNU, sistem operasi 32-64 bit, yang merupakan turunan dari Unix dan dapat dijalankan pada berbagai macam platform perangkat keras mulai dari Intel (x86), hingga prosesor RISC. Linux sebagai program open source yang gratis Salah satu yang membuat Linux terkenal adalah karena gratis. Dengan lisensi GNU (Gnu Not Unix) Anda dapat memperoleh program, lengkap dengan kode sumbernya (source code). Tidak hanya itu, Anda diberikan hak untuk mengkopi sebanyak Anda mau, atau bahkan mengubah kode sumbernya.Dan itu semua legal dibawah lisensi. Meskipun gratis, lisensi GNU memperbolehkan pihak yang ingin menarik biaya untuk penggandaan maupun pengiriman program.

Kebebasan yang paling penting dari Linux, terutama bagi programmer dan administrator jaringan, adalah kebebasan memperoleh kode sumber (source code) dan kebebasan untuk mengubahnya. Ini berimplikasi pada beberapa hal penting. Pertama keamanan, yang kedua dinamika.

Jika perangkat lunak komersial tidak memperkenankan Anda untuk mengetahui kode sumbenya maka Anda tidak akan pernah tahu apakah program yang Anda beli dari mereka itu aman atau tidak (sering disebut security by obscurity). Hidup Anda di tangan para vendor. Dan jika ada pemberitahuan tentang bug dari perangkat lunak komersial tersebut, seringkali sudah terlambat. Dengan Linux, Anda dapat meneliti kode sumbernya langsung, bersama dengan pengguna Linux lainnya. Berkembangnya pengguna Linux sebagai komunitas yang terbuka, membuat bug akan cepat diketahui, dan secepat itu pula para programmer akan memperbaiki programnya. Anda sendiri juga yang menentukan kode yang cocok sesuai dengan perangkat keras maupun kebutuhan dasar perangkat lunak lainnya untuk dapat diimplementasikan. Ibarat sebuah mobil, Anda bisa memodifikasi sesukanya, bahkan hingga mesin sekalipun, untuk memperoleh bentuk yang diinginkan.

Keterbukaan kode sumber juga memungkinkan sistem operasi berkembang dengan pesat. Jika sebuah program dengan sistem tertutup dan hanya dikembangkan oleh vendor tertentu, paling banyak sekitar seribu hingga lima ribu orang. Sedangkan Linux, dengan keterbukaan kode sumbernya, dikembangkan oleh sukarelawan seluruh dunia. Bug lebih cepat diketahui dan program penambalnya (patch) lebih cepat tersedia. Pendekatan pengembangan sistem operasi ini disebut Bazaar. Kebalikannya sistem Chatedraal sangat tertutup dan hanya berpusat pada satu atau dua pengembang saja.

Linux juga di identikan dengan Kernel.

Tegasnya, Linux tidak lain adalah kernel Linux. Namun, Linux adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan Linux sebagai sebuah sistem operasi. Istilah distribusi Linux yang digunakan untuk merujuk pada berbagai sistem operasi yang dibangun di atas Linux Kernel.

* Linux = Sebuah Kernel (tidak ada shell, browser, kompilator disertakan atau installer untuk menginstallnya pada sistem)

* Linux = Istilah yang digunakan untuk menggambarkan mirip UNIX berbasis bebas dan open source sistem operasi.

* Linux Distribution = kernel Linux + Shell + Browser + GUI + Media Player + Ton + Installer aplikasi lain sebagainya Singkatnya, berbagai macam sistem operasi yang dibangun di atas Linux Kernel. Red Hat, Debian atau Gentoo semua distribusi Linux dibangun di atas kernel Linux.

* Pengembangan

Perbedaan utama antara Linux dan sistem operasi populer lainnya terletak pada kernel Linux dan komponen-komponennya yang bebas dan terbuka. Linux bukan satu-satunya sistem operasi dalam kategori tersebut, walaupun demikian Linux adalah contoh terbaik dan terbanyak digunakan. Beberapa lisensi perangkat lunak bebas dan sumber terbuka berdasarkan prinsip-prinsip copyleft, sebuah konsep yang menganut prinsip: karya yang dihasilkan dari bagian copyleft harus juga merupakan copyleft. Lisensi perangkat lunak bebas yang paling umum, GNU GPL, adalah sebuah bentuk copyleft, dan digunakan oleh kernel Linux dan komponen-komponen dari proyek GNU.

Sistem Linux berkaitan erat dengan standar-standar POSIX, SUS, ISO dan ANSI. Akan tetapi, baru distribusi Linux-FT saja yang mendapatkan sertifikasi POSIX.1.

Proyek-proyek perangkat lunak bebas, walaupun dikembangkan dalam bentuk kolaborasi, sering dirilis secara terpisah. Akan tetapi, dikarenakan lisensi-lisensi perangkat lunak bebas secara eksplisit mengijinkan distribusi ulang, terdapat proyek-proyek yang bertujuan untuk mengumpulkan perangkat lunak-perangkat lunak tersebut dan menjadikannya tersedia dalam waktu bersamaan dalam suatu bentuk yang dinamakan distribusi Linux.

Sebuah distribusi Linux, yang umum disebut dengan “distro”, adalah sebuah proyek yang bertujuan untuk mengatur sebuah kumpulan perangkat lunak berbasis Linux dan memfasilitasi instalasi dari sebuah sistem operasi Linux. Distribusi-distribusi Linux ditangani oleh individu, tim, organisasi sukarelawan dan entitas komersial.

Distribusi Linux memiliki perangkat lunak sistem dan aplikasi dalam bentuk paket-paket dan perangkat lunak yang spesifik dirancang untuk instalasi dan konfigurasi sistem. Perangkat lunak tersebut juga bertanggung jawab dalam pemutakhiran paket. Sebuah Distribusi Linux bertanggung jawab atas konfigurasi bawaan, sistem keamanan dan integrasi secara umum dari paket-paket perangkat lunak sistem Linux.

* Pemrograman di Linux

Kebanyakan distribusi Linux mendukung banyak bahasa pemrograman. Koleksi peralatan untuk membangun aplikasi dan program-program sistem operasi yang umum terdapat di dalam GNU toolchain, yang terdiri atas GNU Compiler Collection (GCC) dan GNU build system. GCC menyediakan kompilator untuk Ada, C, C++, Java, dan Fortran. Kernel Linux sendiri ditulis untuk dapat dikompilasi oleh GCC. Kompilator tak bebas (proprietary) untuk Linux antara lain adalah Intel C++ Compiler dan IBM XL C/C++ Compiler.

Kebanyakan distribusi juga memiliki dukungan untuk Perl, Ruby, Python dan bahasa pemrograman dinamis lainnya. Contoh bahasa pemrograman yang tidak umum tetapi tetap mendapat dukungan di Linux antara lain adalah C# dengan proyek Mono yang disponsori oleh Novell, dan Scheme. Sejumlah Java Virtual Machine dan peralatan pengembang jalan di Linux termasuk Sun Microsystems JVM (HotSpot), dan J2SE RE IBM, serta proyek-proyek sumber terbuka lainnya seperti Kaffe. Dua kerangka kerja utama untuk pengembangan aplikasi grafis di Linux adalah GNOME dan KDE. Proyek-proyek ini berbasiskan GTK+ dan Qt. Keduanya mendukung beragam bahasa pemrograman. Untuk Integrated development environment terdapat Anjuta, Code::Blocks, Eclipse, KDevelop, Lazarus, MonoDevelop, NetBeans, dan Omnis Studio, sedangkan penyunting teks yang telah lama tersedia adalah Vim dan Emacs.

* Penggunaan

Sebagian besar distribusi Linux didisain untuk penggunaan umum di komputer meja dan peladen, tetapi terdapat distribusi yang dikhususkan untuk tujuan dan lingkungan yang berbeda yang tergantung kepada dukungan arsitektur komputer, sistem benam, stabilitas, keamanan, lokalisasi ke wilayah atau bahasa tertentu, kelompok pengguna tertentu, dukungan aplikasi waktu nyata, atau lingkungan desktop tertentu. Beberapa distribusi bahkan mengikutkan hanya perangkat lunak bebas. Sekarang ini ada sekitar tiga ratus distribusi yang secara aktif dikembangkan, dengan sekitar selusin distribusi yang menjadi terpopuler untuk penggunaan secara umum.

Linux adalah sistem operasi yang di-porting secara luas. Kernel Linux awalnya didisain hanya untuk mikroprosesor Intel 80386, sekarang kernel Linux telah jalan di beragam arsitektur komputer antara lain di perangkat hand-held iPAQ berbasis ARM, komputer mainframe IBM System z9, dari peralatan berupa telepon bergerak hingga superkomputer. Terdapat distribusi yang dikhususkan untuk sejumlah kecil arsitektur. Fork kernel ELKS dapat dijalankan di mikroprosesor 16-bit Intel 8086 atau Intel 80286, sementara fork kernel µClinux dapat dijalankan di atas sistem yang tidak memiliki sebuah unit manajemen memori.

* Distribusi Linux

Terdapat banyak distribusi Linux (lebih dikenali sebagai distro) yang dibuat oleh individu, grup, atau lembaga lain. Masing-masing disertakan dengan program sistem dan program aplikasi tambahan, di samping menyertakan suatu program yang memasang keseluruhan sistem di komputer (installer program).

Inti di setiap distribusi Linux adalah kernel, koleksi program dari proyek GNU (atau proyek lain), cangkang (shell), dan aturcara utilitas seperti pustaka (libraries), kompilator, dan penyunting (editor). Kebanyakan sistem juga menyertakan aturcara dan utilitas yang bukan-GNU. Bagaimanapun, utilitas tersebut dapat dipisahkan dan sistem ala UNIX masih tersedia. Beberapa contoh adalah aturcara dan utiliti dari BSD dan sistem grafik-X (X-Window System). X menyediakan antarmuka grafis (GUI) yang umum untuk Linux.

Contoh-contoh distribusi Linux :

• Ubuntu dan derivatifnya : Sabily (Ubuntu Muslim Edition), Kubuntu, Xubuntu, Edubuntu, GoBuntu

• SuSE

• Fedora

• Mandriva

• Slackware

• Debian

• PCLinuxOS

• Knoppix

• Xandros

* Aplikasi Sistem Distribusi Linux

Pengguna Linux, yang pada umumnya memasang dan melakukan sendiri konfigurasi terhadap sistem, lebih cenderung mengerti teknologi dibanding pengguna Microsoft Windows atau Mac OS. Mereka sering disebut hacker atau geek. Namun stereotipe ini semakin berkurang dengan peningkatan sifat ramah-pengguna Linux dan makin luasnya pengguna distribusi. Linux telah membuat pencapaian yang cukup baik dalam pasaran komputer server dan komputer tujuan khusus, seperti mesin render gambar dan server web. Linux juga mulai populer dalam pasaran komputer desktop.

Linux merupakan asas kepada kombinasi program-server LAMP, kependekan dari Linux, Apache, MySQL, Perl/PHP/Python. LAMP telah mencapai popularitas yang luas di kalangan pengembang Web.

Linux juga sering digunakan sebagai sistem operasi embeded. Biaya pengadaan Linux yang murah memungkinkan penggunaannya dalam peralatan seperti simputer, yaitu komputer berbiaya rendah yang ditujukan pada penduduk berpendapatan rendah di Negara-negara berkembang.

Dengan lingkungan desktop seperti KDE dan GNOME, Linux menawarkan antarmuka pengguna yang lebih menyerupai Apple Macintosh atau Microsoft Windows daripada antarmuka baris teks seperti Unix. Oleh karena itu, lebih banyak program grafik dapat ditemui pada Linux yang menawarkan berbagai fungsi yang ada pada utilitas komersil.

  • Kelebihan Linux

1. Linux merupakan sistem operasi bebas dan terbuka. Sehingga dapat dikatakan, tidak terdapat biaya lisensi untuk membeli atau menggunakan Linux.

2. Linux mudah digunakan. Dulu, Linux dikatakan merupakan sistem operasi yang sulit dan hanya dikhususkan untuk para hacker. Namun, kini, pandangan ini salah besar. Linux mudah digunakan dan dapat dikatakan hampir semudah menggunakan Windows.

# Hampir semua aplikasi yang terdapat di Windows, telah terdapat alternatifnya di Linux. Kita dapat mengakses situs web Open Source as Alternative untuk memperoleh informasi yang cukup berguna dan cukup lengkap tentang alternatif aplikasi Windows di Linux.

# Keamanan yang lebih unggul daripada Windows. Dapat dikatakan, hampir semua pengguna Windows pasti pernah terkena virus, spyware, trojan, adware, dsb. Hal ini, hampir tidak terjadi pada Linux. Di mana, Linux sejak awal didesain multi-user, yang mana bila virus menjangkiti user tertentu, akan sangat sangat sangat sulit menjangkiti dan menyebar ke user yang lain.

Karya : SUHELMI

Dec 22
All about Linux
icon1 Yuki Satrio Wibowo | icon2 Lomba Desember 2009 | icon4 12 22nd, 2009| icon3No Comments »

LINUX

Linux adalah sistem operasi yang menyerupai sistem operasi Unix. Linux merupakan turunan dari Minix yaitu sebuah sistem operasi yang lebih kecil turunyan dari Unix. Linux di ciptakan oleh Linus B. Torvalds pada tahun 1991.

Pada awalnya Linux digunakan dalam mode Teks, dalam artian setiap perintah harus kita ketikkan melalui terminal konsole. Namun saat ini para developer Linux telah mengubah tampilan Linux dengan membuat antarmuka berbasis grafis(GUI). Sehinggan muncullah banyak windows manager seperti KDE, Gnome, Xfce, dll.

Di Linux kita mengenal istilah Distro. Distro adalah istilah untuk menyebut distribusi Linux. Karena sifatnya yang bebas dan kodenya yang terbuka, hal itu memungkinkan seseorang, komunitas pengembang, atau perusahaan membuat Linux versi mereka sendiri.

Linux menggunakan lisensi GPL (General Public License) dimana masyarakat dapat menggunakan Linux secara bebas dan mendapatkannya secara bebas pula. Di mana hal ini diatur oleh FSF (Free Software Foundation) yang mengeluarkan lisensi GPL.

Bagi seorang pemula seperti saya contohnya. Linux merupakan hal yang sulit untuk kita gunakan, karena selama ini kita selalu menggunakan windows, yang entah windows itu asli atau bajakan. Di sisi lain kita juga bingung untuk memakai Linux karena terdapat banyak Distro yang ada pa da Linux dan setiap Distri memiliki keunggulan – keunggulan tersendiri.

Salah satu yang menjadi ke khawatiran kita di windows adalah Virus, terdapat banyak sekali virus yang terdapat di windows. Lalu bagaimana dengan di Linux? Apakah di Linux juga terdapat Virus? Ok. Di Linux anda tidak akan banyak mendengar soal Virus, hal itu dikarenakan sistem Linux adalah turunan dari Unix yang terkenal stabil yang tidak mengijinkan user selain user yang memiliki akses Root yang dapat mengubah atau melakukan administrasi sistem. Itu mengapa kita tidak akan banyak mendengar tentang Virus di Linux.

Seperti halnya Windows, Linux juga disertai dengan banyak program di dalamnya. Di Linux juga terdapat banyak program, hampir dari seluruh kategoti program ada di linux seperti kategori Office, Multimedia, Internet, Games, Utility, dll. Sehingga anda bukan hanya mendapatkan suatu sistem operasi melainkan juga semua program yang diperlukan untuk kegiatan sehari – hari di Linux.

Alasan menggunakan linux

1. Kita bisa mempelajari isi sebuah program karena sebagian besar (tidaksemuanya) program Linux merupakan open source.

2. Kita bisa mendapatkan gratis (diluar biaya internet), kita bisa men-download file iso yang kemudian bisa kita ekstrak menjadi satu CD ROM atau malah DVD ROM. Pada distro Ubuntu, kita malah bisa minta kirim dari pembuatnya.

3. Jangan takut untuk kekurangan aplikasi sebagai pengganti aplikasi dari sistem operasi lain. Coba buka http://www.linuxrsp.ru/win-lin-soft/table-eng.html Anda akan melihat banyak sekali program yang sejenis yang bisa Anda pakai di Linux.

4. Didukung oleh komunitas. Jika Anda mau mencari di internet, banyak sekali mailing list dan forum yang berbicara dan berdiskusi tentang linux, kelebihan, kekurangan, kesulitan, kenyamanan dan lain sebagainya, akan dibicarakan disitu. Disamping itu juga website-website yang memberikan solusi tentang masalah Anda juga tersedia banyak.

5. Bebas Virus. Linux itu merupakan like-Unix, dan Unix itu bebas virus. Mengapa bebas virus ? Karena didalam sistem operasi Unix, setiapkali akan mengakses sistem, mengubah, menghapus, menambah bagian dari sistem, selalu diminta konfirmasi  password, sedangkan virus tidak tahu password sistem kecuali pemilik sistem tersebut. Jadi Linux bebas virus.

6. Linux bisa diinstal di mesin mana saja. Kalau Windows XP atau Windows Vista bila ingin diinstal disuatu mesin (komputer) maka akan mensyaratkat kondisi tertentu, misalnya harddisk minimal sekian, memory minimal sekian, procesor minimal sekian. Tetapi dengan Linux, kita bisa menyesuaikan dengan mesin yang akan diinstal. Kalau mesinnya sudah tua, maka yang diinstal adalah Linux yang kecil dan ringan, yang mempunyai kebutuhan dasar saja tetapi tetap mempunyai keunggulan sebagai sistem operasi Linux. Jika mesin tersebut mempunyai spesifikasi tinggi,bisa diinstal Linux yang berat dan mempunyai banyak keunggulan. Jadi tidak ada alasan untuk tidak menginstal linux di sebuah mesin.

7. Linux mempunyai banyak pilihan. Kita bisa memilih Linux menurut selera kita, banyak sekali distro (perusahaan yang menyediakan sistem operasi Linux) yang ada dimuka bumi ini. Kita tinggal memilih sesuai selera kita. Dan kita juga bisa memilih Linux menurut keperluan kita, misalnya kita bisa memilih Linux hanya untuk dipakai untuk keamanan sebuah sistem jaringan komputer.

8. Tampilan Linux tidak lagi mengecewakan. Tampilannya malah sudah mengalahkan windows XP dan hampir menyamai Mac OS X. Coba lihat di http://www.dailymotion.com/video/xb7sz_mandriva-linux-2007-3d-desktop dan http://www.dailymotion.com/usermotus/video/xqhfz_linux-en-3d-beryl , Anda akan meilhat betapa canggihnya Linux sekarang ini.

9. Komputer Linux selalu bisa difungsikan sebagai server, karena Linux dulu diciptakan dan didesain untuk server, makanya kalau kita menginstal Linux,  maka kita akan menginstal sebuah server. Jadi kita bisa belajar server secara gratis, tanpa perlu membeli server yang berlisensi.

10. Linux itu stabil dan cepat dengan spesifikasi yang sama. Linux itu lebih stabil dan cepat dibandingkan dengan sistem operasi buatan Microsoft, jadi kita gak perlu takut komputer kita tiba-tiba crash. Mengapa begitu, karena di Linux kita tidak perlu menginstal antivirus, dan segala program proteksi, yang menyebabkan resource komputer kita menjadi turun. Jadi otomatis komputer kita yang terinstal linux akan lebih cepat.

Perbandingan windows dan linux

Sekuriti dan Virus
Masalah utama yang sering terjadi di Windows adalah Virus dan Spyware. Dari perkembangan IT sampai saat ini, permasalahan ini bukan semakin mengecil, tetapi malah semakin membesar, bahkan semakin melebar. Hal ini dapat terjadi dikarenakan masih ada banyak lubang keamanan(security) di Windows itu sendiri sehingga memudahkan orang-orang yang tidak bertanggung jawab untuk bereksploitasi di dalamnya.

Linux diturunkan dari sistem operasi yang tidak asing lagi, yaitu Unix. Linux ini pun sudah dirancang sedemikian rupa sehingga memiliki tingkat sekuriti yang lebih kuat. Itu sebabnya tidak begitu banyak virus di linux dan apabila terdapat virus pun tidak dapat berkembang biak dengan pesat dan biasanya tidak mampu untuk membuat kerusakan yang besar.

Spyware
Spyware merupakan suatu masalah yang sudah dikenal cukup luas dikalangan pecinta Windows dan biasanya program spyware itu mengamati, menumpulkan dan mengirimkan data Anda ke suatu server. Dalam hal yang positif, program ini digunakan untuk keperluan marekting. Namun tidak terlepas dari hal-hal yang negatif yang mempergunakan program ini untuk mencuri identitas, kartu kredit dll.

Tidak begitu banyak program spyware yang menginfeksi Linux, mengingat cara kerja yang dilakukan oleh Linux bisa dibilang lebih susah untuk ditembus.

Defrag
Di Windows, Anda mungkin sering sekali menemukan masalah dalam menurunnya kecepatan kinerja Windows. Salah satu penyebabnya adalah file-file di hardisk yang sudah tidak dapat tersusun rapi. Oleh karena itu, untuk menata file-file yang sudah tidak rapi lagi Anda disarankan untuk menggunakan program Defrag.

Beda dengan Linux, Anda tidak akan menemukan program untuk men-defrag hardisk karena Linux tidak memerlukan defragment pada hardisk dikarenakan sistem akan menangani semuanya secara otomatis. Adapun jika hardisk Anda sudah terisi hampir 99%, maka Anda akan mendapatkan masalah dalam kecepatan, disarankan Anda memiliki ruang yang cukup supaya Linux dapat menangani sistemnya dan Anda tidak perlu menemui masalah defragmentasi.

Karya : YUKI SATRIO WIBOWO

Dec 20
touchpad

touchpad

Touchpad adalah area pada notebook/netbook (biasanya terletak di bawah area keyboard) yang fungsinya untuk menggantikan fungsi dari mouse.

Jika kamu menggunakan sistem operasi Windows, biasanya touchpad otomatis terdeteksi. Jika tidak, tinggal download drivernya (biasanya bernama synaptics pointing device) dan install. Di windows biasanya masalah hardware gampang diatasi asal bukan hardwarenya yang rusak (kalau pakai Mac malah semua hardware sudah pasti akan terdeteksi).
Lain halnya jika menggunakan Linux, di beberapa notebook touchpadnya terkadang tidak oromatis terdeteksi. Contohnya ialah pada laptop Axioo Zetta TEC8162 yang saya gunakan. Saya pernah mencoba distro OpenSuse, Ubuntu, dan Fedora tetapi tidak ada yang mampu mendeteksi touchpad laptop saya secara otomatis. Untuk Axioo tipe lain saya kurang tahu apakah bisa otomatis mendeteksi touchpad atau tidak. Namun jika laptop Anda mengalami masalah yang sama dengan saya, bisa dicoba trik saya ini.

Read the rest of this entry »

Dec 20

Banyak orang terkagum-kagum dengan fitur yang ada di windows vista ultimate, yaitu fitur yang bernama dreamscene. Fitur ini memiliki kelebihan dapat memutar video pada wallpaper desktop, jadi kita tidak hanya melihat hanya gambar statis saja, namun video. Tetapi ada satu kekurangan pada dreamscene, yaitu hanya beberapa menit dan akan mengulang. Bagaimana dengan linux, apakah bisa?
Di linux kita bisa menggunakan menggunakan 2 cara yaitu menggunakan software xwinwrap dan mplayer atau hanya menggunakan mplayer. Tutorial ini di rekomendasikan untuk distro linux yang berbasis debian dan menggunakan file manager nautilus.

I. Menggunakan xwinwrap dan mplayer

source code xwinwrap bisa di download di : http://webcvs.freedesktop.org/xapps/xwinwrap/xwinwrap.c?revision=1.1.1.1

atau ketik pada terminal :

wget http://webcvs.freedesktop.org/xapps/xwinwrap/xwinwrap.c?revision=1.1.1.1

file yang didownload berupa source kode c, yang harus di compile terlebih dahulu, untuk mengompile nya kita harus terlebih dahulu menginstall compiler c terlebih dahulu. Ketik pada terminal :

sudo apt-get install build-essential

setelah itu pindah ke direktori dimana source kode berada, kemudian ketik :

gcc xwinwrap.c -o xwinwrap -g -Wall -Wstrict-prototypes -Wmissing-prototypes -Wmissing-declarations -Wredundant-decls -lX11 -lXext -lXrender

lalu pindahkan ke folder /usr/bin

sudo mv xwinwrap /usr/bin

Jika dalam sistem belum terinstall mplayer, install terlebih dahulu dengan mengetik perintah berikut pada terminal :

sudo apt-get install mplayer

jika anda menggunakan file manager nautilus, sebelum mengaktifkan fitur ini, sebaiknya non-aktifkan terlebih dahulu desktopnya, dengan perintah:

gconftool-2 –type bool –set /apps/nautilus/preferences/show_desktop false

kemudian jalankan xwinwrap :

xwinwrap -ni -o 0.6 -fs -s -st -sp -b -nf — mplayer -wid WID -quiet -loop 0 /konoha/video   /video_clip/YUI/cherry.avi

tulisan yang di cetak tebal diganti dengan absolute path video yang akan diputar.
Perintah di atas akan memainkan video di wallpaper desktop dengan bantuan mplayer

II. Hanya menggunakan mplayer

Jika dalam sistem anda belum terinstall mplayer, installah terlebih dahulu! Ketik pada terminal:

sudo apt-get install mplayer

Jika anda menngunakan file manager nautilus, non-aktifkan terlebih dahulu desktopnya

gconftool-2 –type bool –set /apps/nautilus/preferences/show_desktop false

Setelah itu aktifkan mplayer. Perintahnya sebagai berikut :

sudo mplayer -rootwin -loop 0 /konoha/waswas.avi

Cara yang satu ini mempunyai kelemahan gambarnya tidak fullscreen

Catatan :

Kekurangan dari cara ini adalah icon – icon pada desktop anda tidak akan tampil jika anda menggunakan file mannager nautilus, dikarenakan file manager nautilus menggambar desktop diatas wallpaper default xserver. Jika mengaktifkan xwinwrap tanpa menon-aktifkan terlebih dahulu desktop maka, xserver akan memainkan video di belakang desktop nautilus, dan menyebabkan video yang kita putar tidak tampil pada desktop.

referensi : http://swik.net/xwinwrap

Karya : Alvin Aditya H

Dec 19

Mungkin agak aneh, mengapa selalu Blender yang menjadi aplikasi utama? Pertama karena aplikasi ini memang masuk kategori terbaik dari sekian banyak aplikasi dan kedua, kebetulan versi barunya terus bermunculan.

Siapa bilang aplikasi gratis tidak mampu melakukan hal-hal hebat? Anda harus melihat aplikasi yang satu ini jika Anda memang berpendapat demikian. Blender dapat membantu Anda membuat hampir semua bagian-bagian tersulit dari proses grafis, khususnya yang berkenaan dengan pembuatan file-file gambar 3D. Jika mengunjungi situs resmi aplikasi ini, Anda akan terkagum-kagum melihat beberapa hasil gambar. Tidak hanya gambar diam, film pun mampu dihasilkannya.

Studio animasi kelas tinggi ini menggunakan tampilan muka yang mudah dipahami. Memang perlu sedikit penyesuaian agar dapat terbiasa. Namun, hal itu tidak akan lama. Bagian jendela layout-nya dapat diubah sesuai kebutuhan untuk mempermudah pekerjaan Anda. Berbagai bentuk objek mampu ditanganinya, seperti polygon, bezier, metaball, vector, dan masih banyak lagi yang lainnya. Mungkin Anda pernah melihat bagaimana sebuah kerangka manusia dapat bergerak-gerak di dalam sebuah film. Nah, Anda juga dapat membuatnya dengan menggunakan Blender.

Big Buck Bunny Movie

bbb-splash.pngrodents.pngevil-frank.pngbunny-bow.pngrinkysplash.jpgits-a-trap.png

Made by Blender

Untuk urusan animasi, Blender juga cukup lengkap, mulai dari jenis animasi, bentuk objek animasinya, sampai dengan audio yang dapat dimainkan saat animasi berlangsung.

Referensi : infolinux

Karya : Afriandi Riaharyanto

« Previous Entries