Materi yang akan dibahas hari ini adalah tentang IPTables. Sebelum dilanjutkan lebih jauh, pertama mari kita coba mengetahui dulu pengertian atau definisi dari IPTables itu sendiri.

IP Tables adalah modul dilinux  yang memberikan dukungan langsung terhadap kernel mulai versi 2.4 untuk keamanan serta beberapa keperluan jaringan lainnya. IP Tables dapat digunakkan untuk melakukan seleksi terhadap paket-paket yang dating baik input, output maupun forward berdasarkan IP address.

Berikutnya kita akan memulai dengan  membuat ip sendiri atau mengganti ip yang sudah ada sebelumnya. Caranya adalah seperti dibawah ini

$ sudo su
ifconfig eth0 128.30.0.6 netmask 255.0.0.0
ping 128.30.0.6

Perintah sudo su adalah perintah untuk user meminta izin  untuk hak akses pada linux, khusunya untuk distro Ubuntu yang saya gunakkan sekarang ini. Setelah meminta hak akses, biasanya akan ada permintaan untuk verifikasi melalui password yang telah ada. Setelah melewati verifikasi password tadi, barulah kita akan mendapatkan hak akses tersebut, yaitu dengan memasuki root. Berikutnya baru kita dapat mengganti IP yang kita ingingkan menggunakan perintah ifconfig eth0 IP netmask Kelas netmask, untuk hal ini saya menggunakan ip kelas b, yaitu 128.30.0.6 dan netmask 255.0.0.0

Jika telah kita setting IP kita, selanjutnya stelah kita hubungkan dengan PC yang lain sebelumnya, kita coba untuk melihat apakah data yang kita kirimkan dapat dierima oleh user dari pc dengan IP yang berbeda dengan kita, untuk itu saya mencoba untuk melihat hasil kiriman data saya kepada IP 128.30.0.5, dan hasilnya adalah reply from, begitu sebaliknya, dari pc yang berbedapung telah berhasil mengirimkan paket datanya kepada saya seperti yang dapat dilihat diatas.

Berikutnya kita akan membuat IP Tables, dengan cara

apt-get install iptables

Kita membuat dengan perintah apt-get install iptables, jika kita telah memasukkan beberapa ip, maka akan terlihat tampilan seperti diatas, ada 2 IP 128 dan 192. jika kita ingin iptables yang telah kita buat aman, maka jgan lupa untuk meng-save iptables tadi dengan perintah iptables-save > /etc/nama.fw, dalam hal ini saya menggunakan LA3.fw

Setelah disave, kita akan coba menghapus salah satu ip, dengan cara

iptables

-A INPUT –s ip yg akan dihapus –j DROP

Cara untuk menghapus slah satu ip dalam iptables ialah menggunakan perintah iptables

-A INPUT –s ip yg akan dihapus –j DROP. Saya memilih ip 128.30.0.6 untuk dihapus, untuk melihat dan memastikannya, saya ketikkan perintah iptables –L , dan hasilnya terlihat bahwa ip yang saya pilih dihapus sudah tidak ada atau berhasil terhapus.

Berikutnya saya akan menghapus smua iptables yang ada, perintahnya seperti dibawah ini

iptables –F

Untuk menghapus atau flush semua iptables yang ada kita gunakan perintah iptables –F,

Dapat kita lihat hasilnya setelah kita flush maka iptables yang ada akan terhapus semua.

Perlu diingat, sebelum kita mem-flush iptables, pastikan bahwa iptables tersebut telah kita save terlebih dahulu. Jika kita tidak sengaja mem-flush iptables tersebut, dengan catatan jika telah disave, maka iptables tersebut dapat dikembalikkan lagi.

Untuk dapat meilhat agar lrbih jelas, perhatikan perintah dibawah ini

Dari perintah diatas kita akan melakukan restore dari iptables yang tadi telah terhapus, dengan cara menegetikkan perintah iptables-restore < /etc/nama.fw, dalam hal ini saya menggunakan nama LA3.fw, setelah kita ketikkan perintah seperti diatas, selajutnya kita dapat melihat bahwa iptables yang tadi telah terhapus telah kembali lagi seperti semula.

Selanjutnya bagaimana jika kita hanya ingin menghapus salah satu iptables yang ada, caranya adalah dengan memilih salah satu ip yang ingin dihapus seperti dibawah ini

Dari table diatas kita dapat melihat bahwa iptables yang dihapus menggunakan perintah iptables –D INPUT 5, maksudnya adalah iptables yang akan dihapus adalah iptables yang berada pada baris kelima pada chain input,forward dan output. –D adalah symbol atau perintah untuk menghapus yang berasal dari kata drop.