Red Hat Enterprise Linux disingkat RHEL™ adalah distribusi Linux yang ditargetkan untuk pengguna komersil, termasuk untuk ditanamkan di komputer mainframes. Seperti produk skala perusahan lainnya Red Hat® memberikan dukungan terhadap produk RHEL paling tidak selama 7 tahun sejak rilis perdananya. Disamping itu Red Hat menawarkan sertifikasi dan pelatihan seputar platform RHEL seperti Red Hat Certified Technician (RHCT), Red Hat Certified Engineer (RHCE), Red Hat Certified Security Specialist (RHCSS) dan Red Hat Certified Architect (RHCA).

Red Hat Enterprise Linux

Produk software RHEL yang ditawarkan sebagai subscription sejak 2005 tersedia dalam 4 variasi:

* RHEL AS (advanced server) – untuk sistem skala besar;
* RHEL ES (edge server or entry-level server) – untuk sistem skala menengah;
* RHEL WS (workstation) – untuk personal dan power-user desktops;
* Red Hat Desktop – untuk penggunakan client-oriented single-user.

Mulai dari versi Red Hat Enterprise Linux 5 dilakukan penggantian nama dan pengelompokan produk yang disediakan. Tanpa mengganti jenis dan mutu layanan, berikut ini daftar produk dengan nama baru sebagai substitusi terhadap nama produk generasi sebelumnya (Red Hat Enterprise Linux AS/ES/WS/Desktop):

* Red Hat Enterprise Linux Advanced Platform (sebelumnya AS)
* Red Hat Enterprise Linux (sebelumnya ES)
* Red Hat Enterprise Linux Desktop berikut Workstation dan Multi-OS
* Red Hat Enterprise Linux Desktop berikut opsi with Workstation option (sebelumnya WS)
* Red Hat Enterprise Linux Desktop berikut opsi Multi-OS
* Red Hat Enterprise Linux Desktop (sebelumnya Desktop)
Keterkaitan teknis dengan versi komunitas Fedora
Awalnya Red Hat menggunakan Red Hat Linux (RHL/Topimerah) sebagai basis untuk Red Hat Enterprise Linux (RHEL) dengan siklus rilis yang sangat konservatif. Sebagai tindak lanjut dari peralihan dari RHL/Topimerah ke teknologi Fedora yang dikembangkan komunitas, Red Hat kemudian memanfaatkan versi yang diterbitkan Fedora. Sejalan dengan siklus rilis masing-masing yang berbeda (sekitar 6 bulan untuk Fedora dan RHEL sekitar 18 bulan), dapat diperhitungkan generasi RHEL diperbaharui setelah Fedora dirilis tiga kali atau lebih, jadi:

* Red Hat Linux 6.2 -> basis dari Red Hat Linux 6.2E
* Red Hat Linux 7.2 -> basis dari Red Hat Enterprise Linux 2.1
* Red Hat Linux 9 -> basis dari Red Hat Enterprise Linux 3
* Fedora Core 3 -> basis dari Red Hat Enterprise Linux 4
* Fedora Core 6 -> basis dari Red Hat Enterprise Linux 5
* Fedora Linux 12 -> basis dari Red Hat Enterprise Linux 6 (projeksi rencana rilis 2010)

Pada prinsipnya Red Hat Enterprise Linux menggacu sepenuhnya pada kaidah ‘free and Open Source software’ atas dasar kesepakatan lisensi GPL yang dianutnya. Karena itu Red Hat telah menyediakan kode sumber selengkapnya di lokasi FTP site kepada publik dari distribusi enterprise yang dikembangkannya bersama komunitas melalui proyek Fedora.

Dengan tersedianya peluang tersebut, sejumlah proyek lain memanfaatkan source code yang tersedia dan mengkompail distribusi versi tiruan atau ‘clone’ dari Red Hat Enterprise Linux. Umumnya tidak melakukan perubahan disisi teknis, dan terbatas pada penghapusan atribut merek dagang (trademarks) Red Hat kemudian mengarahkan sistem update ke server masing-masing proyek sebagaimana yang dilakukan proyek CentOS paling popular diantara imitator yang ada. CentOS menyediakan update cuma-cuma sesuai dengan ketersediaan kode sumbernya diambil dari server yang disediakan Red Hat.

Banyak proyek imitator lainnya melakukan hal yang serupa, termasuk StartCom Enterprise Linux, Pie Box Enterprise Linux, Scientific Linux, X/OS, White Box Enterprise Linux, CloudLinux dan Lineox. Oracle Corporation termasuk salah satunya yang menerbitkan tiruan Red Hat Enterprise Linux dinamakan Oracle Enterprise Linux yang menjadi bagian dari program Unbreakable Linux mereka, namun tidak membebaskan layanan updatenya.