Kepemimpinan

Kepemimpinan berasal dari kata “Pimpin” yang berarti tuntun, bina atau bimbing. Pimpin dapat pula berarti menunjukan jalan yang baik atau benar, tetapi dapat pula berarti mengepalai pekerjaan atau kegiatan. Dengan demikian, kepemimpinan adalah hal yang berhubungan dengan proses menggerakkan, memberikan tuntutan, binaan dan bimbingan, menunjukkan jalan, memberi keteladanan, mengambil resiko, mempengaruhi dan meyakinkan pihak lain, mengarahkan dan masih banyak lagi artinya :

  • Pengertian kepemimpinan adalah sebagai berikut :
    Suatu proses mempengaruhi aktivitas orag lain atau sekelompok orang untuk bekerjasama mencapai tujuan tertentu.

Pengertian kepemimpinan adalah sebagai berikut :
Suatu proses mempengaruhi aktivitas orag lain atau sekelompok orang untuk bekerjasama mencapai tujuan tertentu.

Seorang pemimpin harus memiliki persyaratan seperti :

  1. Sifat
    Sifat-sifat yang harus dimiliki seorang pemimpin pada umumnya ialah bijaksana, cerdas, rasional, tegas, adil, kritis, jujur, sabar, bertanggung jawab dan sebagainya.
  2. 2. Sikap/Perilaku
    Disamping itu, pemimpin yang baik perlu juga menentukan/memilih sikap atau perilaku yang sesuai dengan keadaan, tetapi memiliki sikap yang tersirat dalam butir-butir Pancasila, yang harus dibina. Berikut ini kita pelajari hasil penyusunan dua pakar, yaitu Robert Tannenbaum dan Warren H.Schmidt berupa satu model rangkaian perilaku kepemimpinan, yang dapat membantu kita dalam menentukan sikap/perilaku tertentu yang sesuai dengan keadaan. Keadaan tersebut mengacu pada kadar kemampuan pemimpin dan kemampuan orang yang dipimpin untuk bekerjasama.

Gaya kepemimpinan

1. Otokratis

Gaya kepemimpinan seperti ini menggunakan kekuasaan dalam mencapai keputusan dan struktur organisasi. Jadi, dalam gaya ini kekeuasaan sangat dominan sekali.

2. Demokrasi.

Gaya kepemimpinan seperti ini menggunakan metode pendekatan secara kooperatif dalam pengambilan keputusan. Gaya seperti ini lebih bermoral tinggi dan mengutamakan mutu kerja dan dapat mengarahkan diri sendiri.

3. Gaya kepemimpinan kendali bebas.

Gaya seperti ini memberikan kekuasaan penuh terhadap bawahan dan sang pemimpin bersifat pasif.

Tugas Seorang Pemimpin
Menurut James A.F Stonen, tugas utama seorang pemimpin adalah:
1. Pemimpin bekerja dengan orang lain

Seorang pemimpin harus bisa bekerja sama dengan orang lain, baik atasannya maupun bawahannya.
2. Pemimpin adalah tanggung jawab dan mempertanggungjawabkan (akontabilitas)
seorang pemimpin bertanggung jawab atas penyusunan tugas , penjalanan tugas, pengevaluasian tugas, untuk mencapai hasil yang maksimal. Dan pemimpin bertanggung jawab atas kesuksesan maupun kegagalan stafnya.
3. Pemimpin menyeimbangkan pencapaian tujuan dan prioritas

Pemimpin hanya dapat menyusun tugas dengan mendahulukan prioritas. Untuk mencapai tujuan yang diinginkan pemimpin harus bisa membagi tugas kepada para staf-stafnya, dan harus bisa mengatur waktu secara efekti dan menyelesaikan masalah secara efektif pula.
4. Pemimpin harus berpikir secara analitis dan konseptual

Seorang pemimpin harus menjadi seorang pemikir yang analitis dan konseptual. Yang bisa mengidentifikasi masalah yang ada dengan akurat dan efektif. Dan pemimpin harus bisa menguraikan pekerjaan atau tugas yang ada dengan jelas kepada para karyawan.
5. Manajer adalah forcing mediator

Konflik adalah hal yang wajar yang terjadi pada suatu organisasi atau system, oleh sebab itu pemimpin harus bisa menjadi seorang mediator (penengah) dalam masalah atau konflik yang terjadi.
6. Pemimpin adalah politisi dan diplomat

Seorang pemimpin harus mampu melakukan kompromi-komproni dan bisa mewakili tim atau organisasinya pada berbagai acara atau event atau yang lainnya.
7. Pemimpin membuat keputusan yang sulit

Seorang pemimpin harus dapat membuat keputusan dalam keadaan sesulit apapun.