Di dunia sistem operasi, seringkali ketika kita hendak mencoba menggunakan sebuah sistem operasi, kita terbentur dengan masalah instalasi. Instalasi-nya cukup repot jika kita hendak mempertahankan sistem operasi sebelumnya, bahkan dengan menggunakan Lilo atau Grub Loader juga masih terasa ‘agak’ repot. Seringkali bagi kita sebagai mahasiswa, instalasi Linux hanya sekeder ingin coba-coba saja. Atau karena kebutuhan tertentu, misalkan kebutuhan kuliah yang tidak akan memakan waktu seumur-umur kuliah, tetapi mungkin hanya membutuhkan satu atau dua semester saja (bagi yang tidak mau terus-terusan menggunakan Linux tentunya).Sekarang ada cara yang mudah untuk instalasi Linux, yaitu dengan menggunakan software virtualisasi. Apa itu software virtualisasi? Menurut Wikipedia, software virtualisasi adalah :

software yang mengizinkan sebuah komputer tunggal bisa membuat dan menjalankan satu atau lebih lingkungan virtual. Biasanya digunakan untuk mengemulasikan sistem komputer lengkap agar suatu sistem operasi ‘tamu’ bisa dijalankan di atasnya.

Sekarang, software apa saja yang bisa digunakan untuk virtualisasi ?